Tempe, Makanan Rakyat Kaya Manfaat

Sumber Foto Wikipedia
Pesona Nusantara - Kita pasti sudah tidak asing dengan tempe, makanan dari permentasi kedelai tersebut sudah identic dengan makanan rakyat diindonesia. Kapan asal mula tempe tersebut dibuat dan oleh siapa, itu masih menjadi pertanyaan yang belum bisa dijawab.

Asal usul tempe
Tempe sudah dikenal oleh masyarakat jawa sebelum abad ke-16 hal tersebut  tersecatat dalam manuskrip serat centhini bab 3 dan bab 12. Tidak seperti makanan yang berbahan dasar kedelai yang biasanya berasal dari dari jepang dan China. Akan tetapi khusus untuk tempe di klaim sebagai makanan khas dari Nusantara khususnya pulau Jawa walaupun dichina ada makanan sejenis yang disebut dengan nama khoji. Dalam serat centhini,  kata ‘Tempe’ digunakan dalam sebuah penyebutan nama makanan yaitu “jahe santen tempe’  untuk menamai sebuah hidangan olahan tempe yang bersantan dan ‘kedelai tempe srondengan’ untuk hidangan irisan tempe kering yang digoreng bersama srondeng parutan kelapa.

Kata tempe sendiri dari beberapa tulisan dirujuk pada sebuah makanan yang berasal dari kedelai atau kedelai hitam yang diolah secara tradisional dengan cara mempermentasikan biji kedelai yang sudah direndam dalam air selama sehari semalam dengan sejenis ragi atau lapang rhizopus.

Gizi Tinggi 
Sumber Foto Wikipedia
Tingginya gizi yang terkandung dalam makanan yang bernama tempe ini pernah menyelamatkan warga Negara ini dari bahaya penyakit Busung lapar dimasa tanam paksa. Hal tersebut disebabkan karena kedelai yang diolah menjadi tempe tidak berubah kandungan gizinya malahan karena proses permentasi akan mengeluarkan sejenis enzim yang membuat tempe lebih mudah dicerna oleh organ pencernaan dan kandungan gizi yang terdapat pada tempe menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh. Walaupun tempe dulu pernah dimitoskan sebagai makanan yang hanya layak dimakan rakyat jelata sehingga diibaratkan orang yang tidak mempunyai kemauan dan kemampuan dianggap bermental tempe. Selain itu, tempe juga bisa digunakan untuk melawan penyakit Degeneratif (aterosklerosis, jantung koroner, diabetes melitus, kanker, dan lain-lain) karena salah satu zat yang terkandung dalam tempe dipercaya akan menetralkan kandungan radikal bebas yang ada dalam tubuh sehingga bisa memicu system kekebalan tubuh yang diharapkan dapat mengurangi proses penuaan .

Tempe Terkenal sampai Manca Negara
Walaupun tempe identik sebagai masakan tradisional jawa, akan tetapi yang memperkenalkan tempe ke mancanegara bukan Bangsa Indonesia. Karena Tempe mulai dikenal oleh Bangsa Eropa melalu bangsa belanda sekitar tahun 1946. Awalnya seorang ahli mikrobiologi belanda bernama Prinsen Geerlings sekitar tahun 1895 melakukan penelitian tentang kapang tempe atau ragi tempe yang kemudian mendatangkan warga Indonesia (Yang didatangkan untuk tanam paksa) Semenjak tahun 1946, setelah tempe diproduksi secara masal bangsa Belanda mulai menjual tempe kebeberapa Negara di Eropa. Sedangkan di Amerika tempe mulai dikenal sejak Yap Bwee Hwa, Seorang warga Indonesia yang sedang Studi disana melakukan penelitian. Di Jepang, tempe mulai diteliti sejak tahun 1926 akan tetapi baru mulai diproduksi secara masal pada tahun 1983 dan mulai dikomersilkan.

Walaupun tempe identik dengan bangsa Indonesia, tapi kalau pemerintah tidak mau peduli terhadap aset budaya negeri ini niscaya patennya akan diakui oleh Negara lain seperti budaya-budaya asli negeri ini yang diklain oleh bangsa Lain.

*Sumber artikel Wikipedia
*Tempe: Invensi Mulia Orang Jawa.Warta Biogen Vol. 3, No. 3, Desember 2007
* http://artikelindonesia.com/sejarah-asal-usul-dan-manfaat-tempe.html

0 Response to "Tempe, Makanan Rakyat Kaya Manfaat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel